Tablo Kisah Sengsara Yesus Kristus 2017

Tidak ada komentar


Tablo Jalan Salib yang pertama kali di Gereja St. Ambrosius pada tanggal 14 April 2017 dengan Producer Alexs Edison, mampu menguras air mata peserta Ibadat Jalan Salib terakhir pada masa Pra Paskah 2017. Umat yang hadir sungguh merasakan sengsara Yesus Kristus menuju kematianNya di kayu salib.
Dengan didukung oleh Magnificat Choir dipadukan dengan musik yang di-aransir oleh pak Budi Santoso, tablo terkesan terencana dengan konsep yang matang. Apalagi disertai dengan narasi yang dibawakan oleh pak Tommy dan ibu Maureen, perjalanan sengsara Yesus mampu menggugah emosi umat.
Tim make up yang terdiri dari Erin, Sasha, Chika, Rommel, Oxtriani, Ibu Chicit dan dibantu oleh Ibu Mila, Ibu Sanny, Ibu Lia dan tim kostum yang dikomandani oleh Ibu Lianny merupakan bagian karya yang pantas diacungi jempol. Latihan tablo dimulai awal bulan Februari 2017 setiap hari Minggu di gereja, dibawah arahan sutradara Laurensius S. Puka dan Rodriguez Eddy S., melibatkan 62 orang pemain.
Cuplikan Tablo Kisash Sengsara Yesus Kristus

Semoga karya Tablo Kisah Sengsara Yesus dapat berlanjut setiap tahun. Beberapa pemeran baik yang sudah pernah atau pertama kali tampil di tablo ini pun turut berurai air mata setelah tampil. “Untuk kesekian kalinya saya memerankan tokoh Kayafas, sulit saya pertanggung-jawabkan dalam kehidupan sesungguhnya.
Air mata pasti mengucur deras tanpa mampu saya bendung dan menjadi motivasi pertobatan yang luar biasa dan menyuburkan kembali kasih.” Kesan pemeran Kayafas. Sementara pemeran Maria : “Sungguh aku tak kuasa menahan kesedihan yang sangat menyentuh hati bahkan tak kuasa menatap wajah Jesus yang begitu menderita. Semoga melalui tablo ini menjadikan aku dapat menjalani hidup yang lebih baik dan benar sebagai seorang Ibu dalam keluarga.” Kata pemeran Centurion, saya bisa merasakan begitu taatnya Yesus kepada Bapa dan cintaNya kepada kita manusia yang berdosa ini. Semoga dengan ini iman kita semakin bertumbuh dan berkembang. Amin. “Sejak 2008 saya sering mengisi backgound musik tablo, tapi saat di Ambrosius ini saya merasakan aura dan emosi yang berbeda baik untuk para pemeran maupun umat yang hadir.” Kesan Music Director.
Demikian juga kesan tim Make Up “Sebuah pengalaman yang membuat kami bersyukur karena kami bisa menyumbangkan talenta yang masih belum sempurna ini untuk Tuhan.”
Cast, crew dan semua pihak yang menyukseskan acara Tablo ini
Foto selengkapnya bisa di klik di sini dan  di sini
.

Tidak ada komentar

Posting Komentar